Mengangkat blog yang pernah di banned Google

Majalah BlogMajalah Blog. Artikel ini adalah artikel pertama yang aku tulis sejak Majalah Blog ini berhasil lepas dari penjara banned Google. Artikel yang terakhir aku buat ada di tahun 2013 lalu, dan bila dihitung sudah dua tahun yang lampau. Tapi untungnya Majalah Blog ini tidak hilang dari halaman pencarian Google dan masih mampu bertahan di halaman pertama meskipun tidak berada pada urutan yang pertama, tapi aku sudah sangat bersyukur atas keadaan tersebut.

Artikel pertama di tahun 2015 ini aku beri judul "Mengangkat blog yang pernah di banned Google" dan akan coba aku ulas sedikit sebab-sebab sebuah blog di Banned oleh Google, dan bagaimana langkah-langkah yang harus aku tempuh selanjutnya agar tidak mengulang kejadian tersebut.

Setidaknya ada 11 sebab mengapa sebuah blog/situs/website di banned oleh Google, dan sebab-sebab itu adalah sebagai berikut  :

1. Berisi Konten Dewasa
Terdapatnya konten dewasa namun tidak adanya peringatan terhadap hal tersebut menjadikan semakin besarnya blog anda terkena banned. Padahal blogspot sendiri telah memberikan fasilitas peringatan terhadap blog yang mengandung unsur pornograpi namun tidak diaktifkan walhasil artikel anda tidak akan beredar karena sebenarnya Google telah memberikan toleransi sendiri kepada blog tersebut.

2. Terlalu Banyak memiliki Link Baru
Usahakan jangan terlalu banyak link baru (link keluar), sebab akan menjadikan website anda dianggap sebagai link farm oleh Google.

3. Cloacking
Cloacking adalah semacam teknik untuk membuat halaman web yang berbeda untuk mesin pencari dan pengunjung, berdasarkan keyword yang paling dicari. Saat pengunjung masuk ke web ini, maka pengunjung akan diarahkan (redirect) ke website yang lainnya. Meskipun saat ini search engine kurang efektif dalam mendeteksi cloaking, bukan berarti website seperti itu tidak akan pernah terdeteksi. Jadi, jangan gunakan cloaking dan redirect agar situs Anda tidak di banned oleh Google.

4. Terlalu banyak melakukan interlinking
Terlalu banyak melakukan interlinking juga dapat berakibat blog kita di banned, hindarilah interlinking yang mempunyai tujuan untuk menaikkan ranking di search engine. Jika hal tersebut terbaca oleh search engine sebagai upaya untuk menaikkan ranking maka hasil yang akan didapat justru sebaliknya, yaitu ranking blog akan menurun.

5. Teks dan Link Tersembunyi
Teks dan link tersembunyi (biasanya berupa keyword niche) bisa disisipkan (namun tidak bisa dibaca oleh mata manusia) ke dalam sebuah halaman web atau blog. Secara teori hal ini akan meningkatkan peringkat sebuah web atau blog. Namun teknik ini merupakan sebuah tindak kecurangan. Saat ini, search engine menjadi semakin pintar untuk mendeteksi teks dan link tersembunyi serta tidak segan-segan untuk langsung memberikan hukuman banned terutama Google.

6. Tersusupi virus dalam artikel
Tersusupi virus dalam artikel blog anda, biasanya ini bisa terjadi kemungkinan kecil namun resiko terkena dampak ini cukup merisikan juga terlebih jika artikel kita tidak menggunakan Verifikasi Kata walhasil dengan leluasa pembaca artikel kita menggunakan cara-cara spamming terhadap komentarnya dalam artikel kita dan secara otomatis blog kita dibanned oleh Google.

7. Duplikat Konten 100%
Duplikat Konten 100% adalah penyebab terbesar artikel anda maupun blog anda tidak akan tayang dalam peredaran di Google. Walaupun terkadang diantara blogger tidak akan mengetahui keaslian artikel yang anda buat namun Google akan secara otomatis mem-banned artikel anda karena kemungkinan terlalu banyak duplikat konten yang tengah anda alami dengan orang lain yang copy paste.

8. Broken Link atau Link Rusak
Broken Link atau Link Rusak memang jarang ditemui sebagian kalangan blogger namun ada lebih baiknya untuk tidak meletakkan link kita pada blog yang tengah menjalani hukuman banned dari Google tentu hal ini bermaksud agar kita tidak menjadi teman pendamping banned blog tersebut.

9. Backlink ke situs yang Mengandung Virus
Backlink ke situs yang mengandung virus dan sebagainya, walaupun hal ini jarang terjadi namun tidak mustahil bisa terjadi. Ini dikarenakan banyak alih-alih berupa free backlink yang akhirnya malah menuju ke situs yang mengandung virus dan sebagainya, oleh sebab itu anda harus berhati-hati dalam penggunaan fasilitas free backlink.

10. Meta Tag yang Berlebihan
Selalu menggunakan Meta Tag seperlunya saja dan jangan berlebihan, pengulangan Meta Tag yang berlebihan kemungkinan besar akan dideteksi oleh Google sebagai aksi spamming yang artinya jelek di mata Google dan berakibat ter-bannednya blog anda.

11. Mengirimkan Automated Query ke Google
Jangan mengirimkan automated query ke Google. Contoh dari automated query adalah dengan menggunakan program submit ke search engine secara massal.

12. Perulangan kata yang terlalu banyak pada sebuah artikel
Sebaiknya hindari perulangan kata yang terlalu banyak dalam satu halaman. Perulangan kata hendaknya merupakan perulangan yang sebagaimana mestinya. Karena jika terlalu banyak melakukan pengulangan kata, search engine akan menganggap hal itu sebagai upaya untuk menaikkan rank.

Sumber : http://wongkampung67.blogspot.com/2013/07/beberapa-hal-yang-membuat-blog-di.html

Nah setelah tahu dan paham tentang sebab-sebab sebagaimana yang telah terurai di atas, kedepannya saya tidak ingin mengulang kembali kejadian-kejadian yang mengakibatkan terjadinya banned oleh pihak Google. Saya berharap semoga pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi anda-anda sekalian.

2 komentar untuk "Mengangkat blog yang pernah di banned Google"

==> Berkomentar untuk mendapatkan backlik harap sopan dan tidak OOT
==> Jangan berkomentar dengan modus Anonim
==> Jangan meletakkan link aktif pada kolom komentar
==> Jangan berkomentar yang mengandung unsur SARA, Judi & Pornografi
==> Hormatilah Admin Blog dan visitor lainnya